Rumuskan Strategi Hadapi Tekanan Efisiensi, Digitalisasi, dan Krisis Energi, Begini Hasil Rakerda DPD IHGM Jateng
Indonesian Hotel General Manager (IHGM) sepakat untuk melakukan efisiensi anggaran berbasis data tanpa mengorbankan kualitas layanan.

UNGARAN, jatengnetwork.com – Indonesian Hotel General Manager (IHGM) sepakat untuk melakukan efisiensi anggaran berbasis data tanpa mengorbankan kualitas layanan.

Hal itu menjadi salah satu rekomendasi yang dihasilkan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD IHGM Jawa Tengah, 15 – 16 April 2026 di Umbul Sidomukti Pondok Wisata & Villa Bandungan.

Ketua DPD IHGM Jateng M Soleh menjelaskan Rakerda diikuti 65 General Manager (GM) hotel di Jawa Tengah.

Mengangkat tema ‘Strategi Bersama Menghadapi Tantangan Efisiensi Anggaran, Digitalisasi, dan Krisis Energi’, Rakerda ini menghasilkan beberapa rekomendasi.

Baca Juga: LavAni Selangkah Lagi Juara Putaran Kedua Final Four Proliga 2026, Wajib Menang Lawan Bhayangkara

Rakerda ini menjadi forum strategis bagi para pimpinan hotel untuk merespons berbagai tantangan industri perhotelan yang semakin dinamis dan kompleks.

“Efisiensi anggaran bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis. Namun demikian, efisiensi harus tetap diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan,” ujarnya.

Di sisi lain, digitalisasi menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing, sementara tantangan krisis energi menuntut industri perhotelan untuk lebih bijak dan inovatif dalam pengelolaan sumber daya.

Oleh karena itu, sinergi antar GM serta dukungan dari para mitra industri menjadi sangat penting dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan.

Baca Juga: SBY Sebut Rotasi Pemain dan Chemistry Tim jadi Kunci LavAni Menuju Grand Final Proliga 2026

Selain itu, transformasi digital dipandang sebagai kebutuhan utama, khususnya dalam peningkatan distribusi online.

Juga terkait dengan pemanfaatan sistem revenue management, serta integrasi teknologi untuk meningkatkan pengalaman tamu.

“Para General Manager sepakat untuk mulai mengadopsi praktik operasional yang lebih berkelanjutan (sustainable practices), termasuk efisiensi penggunaan listrik, pemanfaatan energi alternatif, serta investasi pada peralatan hemat energi,” imbuh M Soleh.

Baca Juga: Dana Rp55 Miliar Tak Cair, Paguyuban Deposan Laporkan KSP Mekarsari ke Bareskrim Polri

https://www.jatengnetwork.com/jateng/28417005005/rumuskan-strategi-hadapi-tekanan-efisiensi-digitalisasi-dan-krisis-energi-begini-hasil-rakerda-dpd-ihgm-jateng

Anda mungkin juga menyukai