SALATIGA - Suasana haru dan bahagia menyelimuti pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Salatiga yang digelar di kompleks Pemerintahan Kota Salatiga, Selasa (28/4/2026) sore.
Keluarga pengantar tampak melepas keberangkatan para jemaah dengan doa dan lambaian tangan menuju Tanah Suci.
Pelepasan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Salatiga, Muthoin, yang hadir mewakili Wali Kota. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran proses pemberangkatan jemaah tahun ini.
Ia juga berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesehatan serta mengikuti arahan petugas selama menjalankan ibadah haji.
“Yang terpenting, panjenengan di sana nanti mematuhi arahan petugas pendamping selama di Tanah Suci, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik,” ujarnya.
Baca Juga: Kloter Pertama Haji Jateng Diberangkatkan, 34 Ribu Jemaah Siap Terbang ke Tanah Suci
Selain itu, ia turut menitipkan doa agar Kota Salatiga selalu dalam keadaan aman dan dijauhkan dari berbagai hal yang tidak diinginkan.
Pelepasan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga jemaah. Para calon haji diberangkatkan menggunakan lima armada bus dengan pengawalan kepolisian menuju Asrama Haji Donohudan.
Sebelum meninggalkan kota, rombongan sempat mengitari Alun-alun Lapangan Pancasila sebanyak tiga kali sebagai bentuk pamitan kepada masyarakat.
“Sedih sih, Mas, tapi lebih banyak bahagianya. Yang terpenting kami selalu mendoakan agar bapak-ibu saya sehat selama menjalani ibadah dan pulang ke sini juga dalam keadaan sehat. Itu saja harapannya,” tutur Dian.
Setibanya di Asrama Haji Donohudan, para jemaah akan diterima oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo dan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Baca Juga: Teknologi Irit BBM Pengaruhi Keselamatan Berkendara? Begini Penjelasannya
Salah satu jemaah, Aris Handoyo, mengungkapkan rasa syukurnya setelah menunggu selama bertahun-tahun.
“Kurang lebih 15 tahun kami menunggu. Alhamdulillah sekarang sudah waktunya dan kami mendapat undangan. Harapannya bisa beribadah dengan khusyuk, sehat, dan lancar,” ungkapnya.
https://www.jatengnetwork.com/jateng/28417065566/tangis-haru-iringi-keberangkatan-jemaah-haji-salatiga-ada-yang-menunggu-hingga-15-tahun


