SLAWI, jatengnetwork.com – Percepatan pembangunan infrastruktur dasar menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Tegal, pada 2027.
Hal itu dilakukan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Informasi tersebut disampaikan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, di Pendopo Amangkurat, beberapa waktu lalu.
“Arah kebijakan pembangunan tahun 2027 difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur dasar. Selain itu, pengembangan pariwisata berkelanjutan, penguatan ekonomi syariah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi prioritas,” ujar Bupati Ischak, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Pendopo Amangkurat, di Pendopo Amangkurat, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Inflasi Kota Semarang Maret 2026 Terkendali di Tengah Tekanan Idul Fitri
Menurutnya, musrenbang merupakan forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan, sekaligus merumuskan solusi atas berbagai tantangan daerah. Hasil musrenbang akan menjadi landasan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027, bersama DPRD Kabupaten Tegal.
Perencana Madya Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Suharyo Joko Purmono, menilai sektor pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah memiliki peluang besar, dalam mendorong pemerataan pembangunan.
Ia menjelaskan pengelolaan berbasis komunitas, seperti melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.
“Penguatan ekonomi lokal berbasis komunitas sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas,” jelasnya.
Baca Juga: Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Jadi 0%, Strategi Pemerintah Tekan Biaya Maskapai dan Harga Tiket
Di sisi lain, ujarnya, kondisi ekonomi daerah juga menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud mengungkapkan, pada 2025, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tegal mencapai 5,97 persen. Namun demikian, tingkat pengangguran terbuka masih berada di angka 7,61 persen. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Pemerintah daerah melakukan verifikasi secara ketat terhadap usulan Musrenbang yang mencapai Rp456 miliar, agar tetap tepat sasaran, terutama di tengah keterbatasan fiskal dan tingginya belanja pegawai,” ujarnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, pemda telah menyiapkan sejumlah program prioritas, antara lain pemerataan pembangunan infrastruktur, penataan kawasan perkotaan, serta pengembangan pariwisata berbasis pengalaman. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga terus didorong, melalui program satu desa satu sarjana, dan pemberian beasiswa bagi masyarakat kurang mampu.
https://www.jatengnetwork.com/jateng/28416958521/kabupaten-tegal-fokus-infrastruktur-dan-pariwisata-2027-targetkan-ekonomi-tumbuh-dan-pengangguran-turun
