SEMARANG, jatengnetwork.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.
Capaian itu menjadi WTP ke-15 yang diraih Pemprov Jateng secara berturut-turut.
Bahkan tak hanya mempertahankan WTP, Pemprov Jateng juga mencatat capaian Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) sebesar 96,48%.
Angka itu menjadi yang tertinggi secara nasional, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di kisaran 75%.
Baca Juga: 4,2 Juta UMKM di Jateng jadi Andalan Jaga Nilai Tukar Rupiah
Dirjen Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK Widhi Widayat mengatakan, opini WTP merupakan bagian dari akuntabilitas.
Tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan juga menjadi ukuran penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.
Widhi menyebut capaian TLRHP Jateng menjadi salah satu hal menonjol dari hasil pemeriksaan tersebut.
“Ada hal menarik, bahwa tingkat penyelesaian TLRHP, tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan Pemprov Jateng itu tertinggi di Indonesia,” ucapnya.
Baca Juga: Begini Strategi Meningkatkan Length of Stay Wisatawan di Kota Semarang
Menurut Widhi, capaian tersebut menjadi prestasi yang perlu terus dipertahankan oleh Pemprov Jateng.
Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi kepada BPK RI dan BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah atas pemeriksaan yang telah dilakukan.
Menurutnya, WTP ke-15 menjadi tantangan bagi Pemprov Jateng untuk terus menjaga kualitas tata kelola pemerintahan.
https://www.jatengnetwork.com/jateng/28417226324/raih-wtp-15-kali-beruntun-bukti-nyata-pemprov-jateng-pertahankan-akuntabilitas-anggaran


