Mengenal Bagian-Bagian Ayam & Kandungan Nutrisi Lengkapnya!
Setiap potongan ayam memiliki tekstur, rasa, dan kandungan nutrisi yang berbeda. Yuk, kenali bagian-bagian ayam serta kandungan nutrisinya.

Saat memesan ayam goreng, kamu mungkin sering dihadapkan pada pilihan paha atau dada. Padahal, bagian-bagian ayam tidak hanya itu. Setiap potongan memiliki rasa dan tekstur yang berbeda, sehingga bisa disesuaikan dengan selera dan olahan yang ingin dibuat

Selain mengenal berbagai potongannya, penting juga untuk mengetahui kandungan nutrisi dan manfaat daging ayam. Yuk, simak bagian-bagian ayam beserta kandungan nutrisinya agar kamu bisa lebih tepat memilih potongan untuk hidangan favoritmu!

Setiap potongan ayam punya tekstur dan karakter rasa yang unik, mulai dari paha yang juicy hingga dada yang kaya protein.

Menariknya, tidak hanya dagingnya saja yang kaya gizi, kebutuhan nutrisi harian keluarga juga bisa makin lengkap dengan belanja telur instant sebagai pelengkap hidangan berprotein tinggi. Berikut adalah deretan bagian-bagian ayam beserta kandungan nutrisi lengkap di dalamnya:

Ayam utuh cocok untuk hidangan spesial karena dapat memadukan cita rasa dari berbagai bagiannya. Saat dimasak, ayam utuh juga menghasilkan kaldu alami yang lebih kaya dan beraroma.

Dada ayam menjadi salah satu potongan populer, terutama bagi yang sedang menjalani pola hidup sehat. Bagian ini memiliki kandungan lemak yang cukup rendah dan protein yang tinggi, dengan tekstur daging yang padat. Dada ayam cocok diolah dengan cara dipanggang, direbus, atau ditumis tanpa banyak minyak.

Paha atas memiliki tekstur yang lebih juicy dibandingkan dengan dada ayam. Kandungan daging, serat, dan lemaknya yang seimbang membuat bagian ini cocok untuk diolah berbumbu kuat maupun dipanggang.

Paha bawah atau drumstick menjadi salah satu potongan favorit karena ukurannya pas untuk digenggam. Teksturnya yang empuk dan juicy tetap terasa nikmat meski digoreng hingga kering, sehingga cocok untuk berbagai olahan ayam.

Meski ukurannya tergolong kecil, lapisan kulit dan lemak tipis pada sayap memberikan rasa yang sangat gurih. Perpaduan kulit dan lemak tipis di dalamnya membuat bagian ini cocok digoreng hingga kering atau dibakar dengan saus pedas manis.

Baca juga: 10 Menu Olahan Ayam yang Bikin Nagih, Wajib Coba!

Kepala ayam memiliki banyak jaringan ikat sehingga cocok digunakan sebagai bahan dasar kaldu. Bagian ini juga dapat diolah menjadi hidangan tradisional, seperti gulai kepala atau sop bening.

Jika diolah dengan tepat, kulit ayam bisa menjadi camilan yang gurih. Bahkan tanpa tepung, kulit yang digoreng hingga kering sudah bisa menghasilkan tekstur renyah dan rasa yang menggugah selera.

Usus memiliki tekstur unik yang gurih saat dijadikan sate atau gorengan. Teksturnya yang khas ini membuatnya banyak digemari, namun bagian ini perlu dibersihkan dengan baik sebelum dikonsumsi agar tidak menimbulkan bau.

Tekstur hati ayam sangat lembut dan kaya akan zat besi sehingga membuatnya cocok dimasak untuk tumisan cepat atau campuran nasi goreng. Namun, sebaiknya jangan terlalu lama memasaknya karena dapat membuat rasanya berubah menjadi pahit. 

Ampela memiliki tekstur kenyal serta rasa gurih alami yang tidak mudah menjadi amis. Bagian ini banyak digemari di berbagai daerah dan cocok diolah menjadi bacem atau digoreng hingga kering.

Brutu merupakan bagian pangkal ekor ayam yang kaya lemak dan terasa gurih. Bagian ini umumnya diolah dengan cara digoreng hingga garing dan kerap menjadi pilihan bagi pencinta olahan ayam yang kaya rasa.

Meski sering terabaikan, leher ayam dapat menghasilkan kaldu dengan rasa yang kaya. Di beberapa daerah, bagian ini juga diolah menjadi camilan dengan cita rasa pedas.

Ceker ayam kaya akan gelatin dan kolagen, sehingga sering digunakan sebagai bahan dasar sup atau dimsum. Bagian ini memiliki tekstur yang khas dan juga kerap dikaitkan dengan manfaatnya bagi kulit serta kesehatan sendi.

Punggung ayam memang tidak sepopuler dada, tetapi bagian ini memiliki kandungan kolagen yang tinggi. Tulangnya juga dapat menghasilkan kaldu yang gurih, sehingga cocok digunakan untuk membuat sup bening atau soto rumahan.

Jantung ayam berukuran kecil dengan tekstur yang cukup padat dan sedikit kenyal. Rasanya gurih khas dan bagian ini sering diolah menjadi sate, tumis pedas, atau campuran sup berempah. 

Pengolahan jantung ayam sebagai hidangan sama seperti bagian ayam lainnya. Bagian ayam  ini harus dimasak hingga matang sempurna untuk menjaga keamanan dan kualitas hidangan.

Baca juga: Cara Bikin Dimsum Ayam Homemade yang Lembut dan Juicy

Kandungan gizi pada setiap bagian ayam dapat berbeda, terutama dari segi kalori, protein, dan lemak. Berikut perkiraan kandungan gizi ayam per 100 gram berdasarkan masing-masing bagiannya:

Jadi, sudah siap mengolah daging ayam segar menjadi hidangan lezat untuk keluarga?  Tanpa repot keluar rumah, kamu bisa langsung memanfaatkan fitur Belanja Instant di Shopee. Beragam pilihan bahan makanan berkualitas siap diantar cepat sampai ke depan rumahmu.

Saat pesanan siap diselesaikan, pilih Instant Prioritas sebagai opsi pengiriman. Voucher yang tersedia akan otomatis terhubung ke produk yang sesuai. Dengan begitu, seluruh proses checkout dapat dilakukan dengan lebih praktis.

Tunggu apa lagi? Yuk, penuhi stok bahan makanan segar untuk keluarga dan belanja secara praktis di Shopee sekarang!

Baca juga: 10+ Ide Olahan Ayam agar Tidak Bosan, Enak dan Mudah Dibuat

https://shopee.co.id/inspirasi-shopee/bagian-bagian-ayam/

Anda mungkin juga menyukai