SEMARANG, jatengnetwork.com – Atmosfer panas dipastikan menyelimuti seri ketiga Final Four Proliga 2026 yang digelar di GOR Jatidiri pada 16–19 April 2026.
Pekan terakhir putaran kedua ini menjadi momen krusial bagi tim-tim peserta untuk mengamankan tiket menuju grand final.
Tak hanya itu, laga di Semarang juga akan menentukan juara Final Four putaran kedua, baik di sektor putra maupun putri, dengan hadiah uang pembinaan sebesar Rp60 juta.
Di sektor putra, persaingan memperebutkan gelar juara putaran kedua diprediksi berlangsung ketat antara Jakarta LavAni Livin' Transmedia dan Jakarta Bhayangkara Presisi.
Baca Juga: Andri Ramawi Mundur dari Pelatih Kepala PSIS Semarang, Ini Alasan di Balik Keputusannya
LavAni yang sudah memastikan tiket grand final tetap tampil serius. Ofisial tim, Jon Zulfikar, menyebut kondisi pemain kini sudah membaik setelah sempat mengalami cedera di seri sebelumnya.
Tim Bhayangkara Presisi juga datang dengan kekuatan penuh. Ofisial tim, Dwi Cahyo, memastikan skuadnya dalam kondisi terbaik untuk menghadapi laga penentuan ini.
"Bhayangkara juga siap tampil di Semarang ini dan dalam kondisi terbaik," tambah Cahyo.
Sementara itu, Jakarta Garuda Jaya dan Surabaya Samator tetap berambisi tampil maksimal meski peluang lolos ke grand final tergolong tipis.
Manajer Samator, Hadi Sampurno, menegaskan timnya akan tetap bermain penuh semangat meski tanpa kapten Rama Fazza Fauzan yang masih cedera.
"Peluang kami tipis di Semarang ini, tapi kami akan tampil semangat," ujar Manajer Samator, Hadi Sampurno.
Sektor Putri Tak Kalah Panas
Di sektor putri, juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro bertekad mengamankan tiket grand final. Manajer tim, Widi Triyoso, menegaskan target tim sejak awal adalah lolos ke partai puncak.
https://www.jatengnetwork.com/olahraga/28416999212/diprediksi-makin-sengit-final-four-proliga-2026-seri-semarang-jadi-penentu-tiket-grand-final
