Bank Jateng Capem Jatinom Sukses Gelar Grebek Pasar Gabus 2025, Dorong Literasi Keuangan Pedagang
Bank Jateng Capem Jatinom sukses menggelar Grebek Pasar Gabus Jatinom 2025. Melalui program “Umplung” atau layanan Cash Pick Up Tabungan, Bank Jateng mendorong literasi dan inklusi keuangan bagi pedagang pasar tradisional di Kabupaten Klaten.

SEMARANGNETWORK.COM Bank Jateng terus memperkuat komitmennya terhadap pelaku UMKM dan pedagang pasar tradisional. Melalui kegiatan Grebek Pasar Gabus Jatinom 2025, Bank Jateng Capem Jatinom tak hanya menggerakkan ekonomi lokal, tetapi juga meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Pemimpin Bank Jateng Capem Pasar Jatinom, Suhartoyo, menegaskan komitmen Bank Jateng untuk hadir dan memberikan pelayanan terbaik.

“Kami hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan layanan terbaik dan edukasi keuangan agar para pedagang semakin melek finansial dan nyaman bertransaksi melalui bank,” ujar Suhartoyo.

Dalam upaya mempermudah pedagang menabung, Bank Jateng memperkenalkan program inovatif “Umplung”, yaitu layanan Cash Pick Up Tabungan.

Petugas Bank Jateng menjalankan program inovatif ini dengan cara rutin menjemput setoran tunai pedagang langsung di lapak mereka, dengan jadwal penjemputan dua hingga tiga kali dalam sepekan.

Sehingga pedagang kini dapat menabung dengan aman dan teratur tanpa perlu repot meninggalkan dagangan atau membuang waktu untuk mengantri di bank.

Sistem cash pick up ini dinilai sangat efektif dan efisien dalam mendukung aktivitas ekonomi pedagang. Program ini disambut baik oleh pedagang, seperti yang diungkapkan oleh Suwarti yang mengapresiasi kemudahan dari layanan “Umplung” ini.

Selain memperkenalkan beragam produk perbankan, Bank Jateng tidak luput menyelenggarakan edukasi keuangan yang penting. Mereka menekankan pentingnya menabung di lembaga keuangan resmi yang terjamin keamanannya dan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Melalui inisiatif Grebek Pasar Gabus Jatinom 2025 ini, Bank Jateng secara nyata menunjukkan komitmennya untuk mendorong inklusi keuangan di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai salah satu penggerak utama ekonomi lokal. Kepala Unit Pasar Wilayah III Jatinom DKUKMP Kabupaten Klaten, Sigit Harjoko, juga menggarisbawahi dampak positif kegiatan ini.

“Acara seperti ini sangat positif karena mampu menarik minat masyarakat datang ke pasar, sekaligus meningkatkan semangat pedagang dalam berjualan,” ungkapnya.

Sinergi antara Bank Jateng dan masyarakat pasar ini diharapkan terus terjalin guna menciptakan ekonomi daerah yang lebih tangguh dan berdaya saing. Selain itu menjadikan pasar tradisional sebagai pusat kegiatan ekonomi yang modern namun tetap berakar pada nilai kebersamaan.


Anda mungkin juga menyukai