SEMARANG – Immoderma, klinik kecantikan yang berbasis di Kota Semarang, resmi menjalin kerja sama dengan PSIS Semarang untuk mendukung perjalanan Laskar Mahesa Jenar pada kompetisi musim 2026/2027.
Kolaborasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan dukungan bisnis dan olahraga. Immoderma juga membawa misi untuk memperluas manfaat kerja sama kepada masyarakat Semarang, termasuk komunitas serta elemen suporter PSIS.
Project Manager & New Business Development Immoderma, Desfagri Putra Pratama, mengatakan PSIS memiliki posisi penting sebagai salah satu ikon olahraga Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang.
Karena itu, kerja sama dengan PSIS dinilai dapat menjadi pintu bagi Immoderma untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menjangkau komunitas yang berada di sekitar klub.
“Kerja sama ini khususnya kami fokuskan untuk masyarakat Semarang melalui PSIS Semarang. PSIS sendiri kami anggap memang sebuah ikon di Jawa Tengah, khususnya di Semarang,” ujar Desfagri seusai makan bersama pemain PSIS di Rumah Makan Kampung Laut, Minggu (4/10/2026).
Melalui kolaborasi tersebut, Immoderma juga menyiapkan sejumlah program yang menyasar komunitas suporter PSIS.
Salah satunya berupa promo dan potongan harga khusus bagi komunitas pendukung Laskar Mahesa Jenar, termasuk Panser Biru, Snex, maupun komunitas lainnya.
“Karena kami fokus di bidang klinik kecantikan, perawatan, dan produk, nantinya kami akan memberikan promo atau diskon khusus untuk komunitas Panser Biru, Snex, dan komunitas-komunitas lainnya,” jelasnya.
Menurut Desfagri, kerja sama tersebut masih memungkinkan dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak komunitas maupun elemen masyarakat di Kota Semarang.
Tak Sekadar Sponsor PSIS
Di balik kerja sama dengan PSIS, Immoderma juga ingin membawa misi sosial.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari program corporate social responsibility (CSR) yang selama ini dijalankan perusahaan.
Desfagri menjelaskan, sebagian transaksi pelanggan di Immoderma dialokasikan untuk mendukung kegiatan sosial. Kebijakan itu sekaligus menjadi upaya perusahaan membawa prinsip bahwa layanan perawatan dan kecantikan tidak selalu harus identik dengan biaya tinggi.
“Intinya, kami punya prinsip bahwa perawatan itu tidak harus mahal. Di Immoderma, sekitar 1-2 persen dari invoice yang ada digunakan untuk kegiatan CSR kami,” ungkapnya.
Dengan konsep tersebut, pelanggan yang melakukan perawatan di Immoderma juga secara tidak langsung ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial perusahaan.
“Jadi, dengan datang ke klinik Immoderma, teman-teman semuanya secara tidak langsung sudah berdonasi dan ikut melakukan kegiatan CSR,” imbuh Desfagri.
Ia menuturkan, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya Immoderma agar keberadaan bisnis tidak hanya memberikan manfaat melalui layanan perawatan, tetapi juga memiliki dampak sosial bagi masyarakat di sekitarnya.
Immoderma Ingin Kerja Sama dengan PSIS Berlanjut
Untuk tahap awal, kerja sama Immoderma dengan PSIS Semarang berlaku selama satu musim kompetisi, yakni musim 2026/2027.
Meski demikian, Immoderma berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti setelah musim kompetisi berakhir.
“Betul, satu musim dulu. Kemarin memang sempat ditawarkan, tetapi ada obrolan khusus dengan manajemen bahwa kami mendapatkan sponsor ini dengan harapan nantinya bisa berjalan dalam jangka panjang. Jadi, kami berharap kerja sama ini bisa berlanjut,” kata Desfagri.
Menurutnya, keputusan menggandeng PSIS bukan muncul secara mendadak.
Komunikasi antara Immoderma dan manajemen PSIS bahkan telah dimulai sejak musim sebelumnya. Pembicaraan kemudian kembali dilakukan secara lebih intens dalam sekitar satu bulan terakhir.
“Kami sebenarnya sudah mengincar PSIS ketika musim lalu belum selesai. Kebetulan saya juga diutus dari manajemen untuk menemui pihak PSIS di bandara sebelum keberangkatan ke Jayapura,” tuturnya.
Setelah melalui komunikasi dan pembahasan yang lebih intensif, kedua pihak akhirnya mencapai kesepakatan untuk bekerja sama pada kompetisi musim 2026/2027.
“Kami baru melakukan komunikasi secara intens sekitar satu bulan terakhir. Setelah komunikasi intens selama satu bulan terakhir, akhirnya kami sepakat untuk bekerja sama dengan PSIS,” sambungnya.
Desfagri berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi jembatan bagi Immoderma untuk semakin dekat dengan masyarakat Semarang.
Selain memperkenalkan layanan klinik kecantikan dan perawatan, Immoderma ingin kehadirannya dapat memberikan manfaat langsung bagi komunitas maupun masyarakat.
“Kami tidak hanya membawa bendera Immoderma sebagai klinik perawatan. Karena kembali lagi, kami ingin keberadaan kami bisa bermanfaat untuk masyarakat,” tandas Desfagri.

