SEMARANGNETWORK.COM — Kontingen Kota Semarang resmi dilepas untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Sebanyak 845 atlet disiapkan untuk mempertahankan gelar juara umum dengan target meraih 190 medali emas.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengukuhkan dan melepas kontingen di halaman Balai Kota Semarang, Senin (19/10/2026) sore.
Agustina optimistis Kota Semarang mampu kembali menjadi juara umum seperti pada Porprov sebelumnya. Namun, ia mengakui tantangan kali ini tidak ringan karena Semarang juga menjadi salah satu pusat penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Targetnya juara umum kepegang dan medalinya 190. Mudah-mudahan kita bisa mengulang sukses di tahun 2023,” kata Agustina.
Menurutnya, kontingen Kota Semarang menghadapi dua tanggung jawab sekaligus, yakni mempertahankan gelar juara umum dan menyukseskan penyelenggaraan Porprov sebagai tuan rumah.
“Ini tugasnya ada dua berat semuanya, yang satu mempertahankan juara umum, yang kedua adalah menjadi tempat penyelenggaraan atau tuan rumah. Tapi saya kira KONI Kota Semarang sudah siap,” ujarnya.
Bonus Atlet Dianggarkan pada 2027
Agustina memastikan Pemerintah Kota Semarang akan memberikan bonus kepada atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah. Namun, besaran bonus belum ditentukan dan akan dianggarkan pada tahun anggaran 2027.
“Untuk bonus atlet, pasti ada. Jumlahnya berapa itu ada ketentuannya. Akan dianggarkan oleh teman-teman di tahun berikutnya,” ujar Agustina.
Ia berharap seluruh atlet dapat tampil maksimal dan membawa pulang prestasi. Agustina juga menegaskan bahwa para atlet yang telah mencapai tahap kompetisi Porprov merupakan juara di bidangnya masing-masing.
“Walaupun secara keseluruhan harus menjadi juara umum, bagi kami mereka yang hari ini bertempur, bertanding adalah para juara di bidangnya,” katanya.
845 Atlet Bertanding di 57 Cabang Olahraga
Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, sebanyak 845 atlet akan berlaga di 57 cabang olahraga (cabor), dengan sekitar 596 nomor pertandingan.
KONI menargetkan 190 medali emas, meningkat dibandingkan hasil Porprov sebelumnya yang mencatatkan 186 emas, 138 perak, dan 137 perunggu.
Arnaz menjelaskan, target tersebut disusun berdasarkan pemetaan kekuatan atlet di setiap cabang olahraga serta analisis terhadap calon lawan.
“Jadi bukan sekadar kami memasang angka 190, namun dari hasil desk dan input dari masing-masing cabor melihat kekuatan mereka sendiri dan kekuatan calon lawan selama ini,” jelas Arnaz.
Akuatik hingga Menembak Jadi Andalan Emas
Sejumlah cabang olahraga diproyeksikan menjadi penyumbang utama medali emas bagi Kota Semarang. Di antaranya akuatik, gimnastik, kempo, dan menembak.
Di sisi lain, KONI memberikan perhatian terhadap beberapa cabang olahraga yang dinilai menghadapi tantangan lebih besar, yakni sepak takraw, paralayang, sambo, dan anggar.
Untuk menunjang kebutuhan atlet selama pertandingan, KONI Kota Semarang menyiapkan 20 tenaga medis yang terdiri atas dokter dan perawat, serta 16 masseur atau terapis pijat olahraga.
KONI juga menyediakan media centre di Stadion Tri Lomba Juang yang dilengkapi komputer dan fasilitas pendukung bagi wartawan untuk memperoleh data pertandingan.
Dengan kekuatan 845 atlet dan target 190 medali emas, Kota Semarang berupaya mempertahankan dominasinya di Porprov Jawa Tengah XVII 2026 sekaligus menyukseskan perannya sebagai tuan rumah.

