Evakuasi Kecelakaan Maut Tol Batang–Semarang KM 354 Berlangsung 7 Jam, 1 Orang Tewas
Kecelakaan maut di Tol Batang–Semarang KM 354 menewaskan satu orang. Proses evakuasi korban berlangsung hingga tujuh jam akibat beratnya muatan besi truk trailer.

BATANG – Proses evakuasi korban kecelakaan maut di Tol Batang–Semarang KM 354 jalur A memakan waktu hingga tujuh jam. Insiden yang melibatkan tiga kendaraan itu terjadi di wilayah Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Seluruh korban baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 17.30 WIB.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol M Pratama Adhyasastra menjelaskan, kecelakaan bermula dari salah satu kendaraan yang mengalami hilang kendali (out of control) saat melaju dari arah Jakarta menuju Semarang. Kondisi tersebut memicu tabrakan beruntun yang melibatkan truk trailer, minibus Toyota Voxy, dan sedan Mercedes-Benz.

Muatan besi yang dibawa truk trailer dilaporkan menimpa dua kendaraan di depannya, sehingga menyebabkan kerusakan parah dan korban jiwa.

“Kecelakaan ini mengakibatkan enam korban. Satu orang meninggal dunia, dua korban mengalami luka berat, dan tiga lainnya luka ringan,” ujar Kombes Pol M Pratama di lokasi kejadian.

Korban meninggal dunia diketahui merupakan salah satu penumpang minibus Toyota Voxy. Sementara korban selamat langsung dievakuasi ke RSUD Batang untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga kini, identitas para korban masih dalam proses pendataan kepolisian.

Menurut Dirlantas Polda Jateng, proses evakuasi berlangsung cukup lama karena beratnya muatan besi serta kondisi lokasi kejadian. Petugas juga harus memastikan keselamatan korban yang masih hidup saat proses penyelamatan berlangsung.

“Kendala utama adalah mengangkat muatan besi. Kami juga mengantisipasi agar korban selamat tidak mengalami luka fatal saat evakuasi,” jelasnya.

Meski demikian, petugas gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi seluruh korban dan membersihkan lokasi kejadian. Sopir truk trailer bernomor polisi L 8524 UN telah diamankan dan dibawa ke Mako Satlantas Polres Batang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami masih melakukan penyelidikan, termasuk pemeriksaan teknis kendaraan dan keterangan saksi. Ada pengakuan awal terkait gangguan sistem kemudi, namun hal itu masih kami dalami,” tegasnya.

Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di Tol Batang–Semarang sempat tersendat dengan antrean kendaraan mencapai sekitar tiga kilometer dari kedua arah. Setelah proses evakuasi, jalur A dan jalur B mulai dibuka secara bertahap dan lalu lintas kembali normal.

Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara, menjaga jarak aman, serta memastikan kendaraan dan muatan dalam kondisi laik jalan.


Anda mungkin juga menyukai