Campus League Basket Regional Surabaya 2026 Resmi Bergulir, 24 Tim Siap Bertarung
Campus League Basket Regional Surabaya 2026 digelar 22–29 April di GOR Unesa. Diikuti 24 tim dari berbagai kampus, termasuk luar Jawa.

JAKARTA, jatengnetwork.com – Kompetisi Campus League Basket Regional Surabaya resmi digelar pada 22–29 April 2026 di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya. Ajang ini menjadi bagian penting dari pembukaan Musim 1 Campus League secara nasional.

Sebanyak 16 tim putra dan 8 tim putri dari 17 perguruan tinggi akan bersaing memperebutkan tiket menuju fase nasional. Menariknya, kompetisi ini tidak hanya diikuti kampus dari Jawa Timur, tetapi juga menghadirkan peserta dari luar Pulau Jawa.

Dua kampus dari luar Jawa turut ambil bagian, yakni Universitas Cenderawasih dan Universitas Ciputra Makassar. Kehadiran mereka menambah daya saing dan warna baru dalam kompetisi basket mahasiswa ini.

Baca Juga: Campus League Resmi Diluncurkan, Hadirkan Ekosistem Baru untuk Atlet Mahasiswa Indonesia

Di sektor putra, persaingan sengit diprediksi terjadi di Grup D yang dihuni tim unggulan seperti Universitas Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Katolik Darma Cendika.

Sementara itu, Universitas Cenderawasih tergabung di Grup A bersama Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Universitas Airlangga, dan Universitas Ciputra Surabaya.

Ofisial tim Ubaya, Adhika Putra Wicaksono, menegaskan ambisi besar timnya.
“Kami menargetkan juara The National, jadi di Regional Surabaya ini kami akan tampil maksimal,” ujarnya.

Di kategori putri, tuan rumah Universitas Negeri Surabaya berada di grup berat bersama Ubaya, ITS, dan Unair.

Pemain Unesa, Aisya Nayla Bihesti Zewar, mengakui ketatnya persaingan.
“Kami harus ekstra waspada karena semua tim di grup ini merupakan unggulan,” katanya.

Sementara itu, Grup E menjadi ajang duel tim-tim asal Malang seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Ma Chung, yang akan menghadapi perwakilan Makassar, Universitas Ciputra Makassar.

Head of Competition Campus League, Dave Leopold, menjelaskan adanya pembaruan regulasi pada Musim 1.

Baca Juga: Menpar Widiyanti Putri Wardhana: Bali Spirit Festival 2026 Bisa Jadi Event Unggulan Nasional

“Di usia mahasiswa, pemain profesional sering memiliki menit bermain yang minim di klubnya. Sesuai arahan dari Perbasi, kami membolehkan setiap tim menggunakan satu pemain pro. Terlebih jika pemain tersebut menerima beasiswa jalur prestasi dari kampusnya, sudah selayaknya ia diberi wadah untuk membela almamaternya,” jelas Dave.

Terkait pemain asing, Dave menegaskan pemain tersebut harus berstatus mahasiswa reguler waktu penuh (full-time), bukan sekadar peserta pertukaran mahasiswa, serta wajib memenuhi seluruh persyaratan administrasi termasuk kelengkapan izin tinggal.

https://www.jatengnetwork.com/olahraga/28417021984/campus-league-basket-regional-surabaya-2026-resmi-bergulir-24-tim-siap-bertarung

Anda mungkin juga menyukai