Dispora Semarang Luncurkan Matras Pemuda, Data Organisasi Kepemudaan Ditata Digital
Dispora Semarang meluncurkan Matras Pemuda untuk mendigitalisasi data organisasi kepemudaan, mulai dari profil hingga susunan pengurus.

SEMARANG – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang meluncurkan Matras Pemuda, inovasi digital untuk mengelola data organisasi kepemudaan secara terpadu dan berkelanjutan. Sistem ini diharapkan memudahkan pemutakhiran data sekaligus meningkatkan keterbukaan informasi bagi masyarakat.

Program tersebut diperkenalkan di Aula Balai Kota Semarang, Minggu (11/10/2026). Matras Pemuda dikembangkan dalam bentuk dashboard berbasis web yang nantinya terhubung dengan situs resmi Dispora Kota Semarang.

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kota Semarang, Enita Damayanti, mengatakan inovasi ini dikembangkan untuk mengatasi kendala pendataan yang selama ini masih mengandalkan berkas Excel dan belum terkelola secara terpadu.

“Selama ini data yang ada hanya berbentuk Excel dan belum tertata dalam spreadsheet. Dengan Matras Pemuda, kami ingin membuat satu data yang akurat dan berkelanjutan,” katanya.

Enita menyebutkan, terdapat 95 organisasi kepemudaan (OKP) di Kota Semarang yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Pendataan juga akan mencakup organisasi pelajar di bawah Forum Komunikasi OSIS (FKO).

Data yang dihimpun meliputi profil organisasi, jumlah anggota, dan susunan pengurus. Dispora akan memperbarui informasi secara berkala, termasuk dokumen surat keputusan (SK) kepengurusan untuk memastikan organisasi yang tercatat masih aktif.

“Namanya organisasi kepemudaan, tentu selalu ada perubahan susunan kepengurusan. Nanti kami akan meminta SK pengurus dari setiap OKP dan FKO yang mengalami perubahan setiap tahunnya,” ujar Enita.

Melalui Matras Pemuda, masyarakat nantinya dapat mengakses informasi organisasi kepemudaan yang terdaftar. Dispora juga berharap sistem ini dapat terintegrasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga sesuai kebutuhan.

Selain mendukung tertib administrasi dan indikator kinerja perangkat daerah, data tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program pembinaan pemuda agar lebih tepat sasaran.

Dispora juga memanfaatkan forum rapat kerja KNPI untuk memantau perkembangan organisasi sekaligus menyerap usulan dan gagasan sebagai masukan dalam penyusunan program kerja tahunan.


Anda mungkin juga menyukai