Jembatan Purwoyoso Ambles, Agustina Turun Langsung Kawal Perbaikan
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengawal langsung penanganan jembatan ambles di Purwoyoso, Ngaliyan

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bergerak cepat menangani amblesnya jembatan di Jalan Honggowongso, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan.

Kerusakan infrastruktur tersebut terjadi pada Jumat (15/5) dan langsung ditindaklanjuti melalui peninjauan lapangan oleh tim teknis bersama perangkat wilayah setempat untuk memetakan tingkat kerusakan struktur jembatan.

Demi menjaga keselamatan warga, akses jalan di lokasi terdampak kini ditutup total agar tidak dilalui kendaraan maupun masyarakat.

Baca Juga: Sulap Limbah Kayu Pantai, Wayan Nasabah PNM ULaMM Denpasar Ubah Sampah Jadi Karya Bernilai Ekonomi Tinggi

“Begitu menerima laporan amblesnya jembatan di Jalan Honggowongso pada Jumat lalu, kami langsung menginstruksikan tim bersama Lurah Purwoyoso untuk mengamankan lokasi. Prioritas utama kami saat itu adalah keselamatan warga, sehingga penutupan jalur langsung diberlakukan agar tidak ada masyarakat yang melintas di area berbahaya tersebut,” ujar Agustina, Minggu (17/5).

Pemkot Semarang melalui DPU telah menyiapkan langkah penanganan menyeluruh yang mencakup rekonstruksi jembatan, pembangunan kembali dinding sayap yang runtuh, hingga perbaikan bantalan jalan yang ikut ambles.

Sebagai tahap awal pengerjaan fisik, alat berat berupa ekskavator dijadwalkan mulai diterjunkan ke lokasi pada Senin (18/5) untuk melakukan pembersihan material dan pengerjaan tanah.

“DPU sudah memetakan fokus perbaikan, mulai dari penguatan struktur utama jembatan, dinding sayap, hingga pemulihan akses jalannya. Kami tidak ingin menunda-nunda, sehingga besok Senin, ekskavator akan langsung diterjunkan ke Purwoyoso untuk memulai pengerjaan fisik secara masif,” tambahnya.

Baca Juga: MoU dengan Perusahaan China, Wahyu Agung Group Siap Kebut Pengembangan KEK Indonesia

Pemerintah Kota Semarang memperkirakan proses pemulihan total infrastruktur tersebut membutuhkan waktu sekitar 45 hari kalender.

Agustina optimistis target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal selama proses pengerjaan tidak terkendala faktor teknis maupun cuaca ekstrem.

Selama proses perbaikan berlangsung, masyarakat diminta menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas di kawasan Ngaliyan.

“Karena pengerjaan ini memakan waktu, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan sangat mengharapkan kerja sama warga sekitar serta pengguna jalan untuk beralih ke jalur alternatif sementara waktu demi kelancaran aktivitas bersama,” pungkasnya.***

https://www.jatengnetwork.com/jateng/28417138843/warga-ngaliyan-diminta-cari-jalur-alternatif-jembatan-purwoyoso-diperbaiki-total

Anda mungkin juga menyukai